DPRD Sumenep Tampung Aspirasi BPD Sapeken, Soroti Listrik dan Mahalnyа Kebutuhan Pokok
- Mohammad -
- 17 Apr, 2026
SUMENEP I MaduraNetwork.id - Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumenep, H. Dul Siam, menerima audiensi Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kecamatan Sapeken di kantor DPRD setempat. Pertemuan tersebut menjadi ruang dialog terbuka yang mempertemukan perwakilan masyarakat kepulauan dengan pihak legislatif untuk menyampaikan berbagai persoalan yang masih dihadapi di wilayah mereka.
Dalam forum tersebut, perwakilan
BPD mengemukakan sejumlah isu krusial, terutama terkait layanan listrik yang
dinilai belum stabil dan belum sepenuhnya mampu memenuhi kebutuhan warga.
Kondisi ini berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat serta
kehidupan sehari-hari di kawasan Kepulauan Sapeken.
Selain persoalan listrik, warga
juga mengeluhkan tingginya harga bahan kebutuhan pokok dan bahan bakar minyak
(BBM). Harga yang jauh lebih mahal dibandingkan wilayah daratan dinilai
memberatkan masyarakat, terutama karena faktor distribusi yang membutuhkan
biaya tambahan akibat keterbatasan akses transportasi.
Menanggapi berbagai keluhan
tersebut, H. Dul Siam menegaskan bahwa DPRD akan segera melakukan koordinasi
dengan instansi terkait guna mencari solusi konkret. Ia menyebutkan bahwa
pihaknya akan berkomunikasi dengan berbagai pihak, termasuk PLN, agar pelayanan
listrik di Kepulauan Sapeken dapat lebih optimal dan stabil.
Menurutnya, pembenahan layanan
dasar seperti listrik menjadi prioritas utama karena memiliki kaitan langsung
dengan kesejahteraan masyarakat. Ketersediaan listrik yang memadai dinilai
sebagai kebutuhan mendasar yang harus dipenuhi secara maksimal oleh pemerintah.
Melalui audiensi ini, diharapkan
aspirasi masyarakat kepulauan tidak berhenti sebagai catatan semata, tetapi
dapat segera ditindaklanjuti dalam bentuk kebijakan nyata. Dengan demikian,
kualitas pelayanan dasar di wilayah kepulauan, khususnya Sapeken, dapat terus
meningkat. (rj)
Leave a Reply
Your email address will not be published. Required fields are marked *


